Kebiribakal mengurangi urusan itu sebab induk betina tidak dikawini. 6. Kebiri meminimalisir kecenderungan Kucing jantan jantan guna kencing dimana-mana. 7. Kebiri menciptakan Kucing jantan jantan lebih tenang, mengurangi kemauan mereka guna kabur dan berduel serta mengurangi kecemasan selama musim kawin. 8.
Sprayingmerupakan istilah untuk perilaku kucing jantan yang hampir sama dengan perilaku kucing betina yang sedang birahi, yakni kencing sembarangan. Hal ini ia lakukan untuk memberikan tanda bahwa daerah tersebut adalah kekuasaannya dan kemudian menuntun kucing betina terdekat untuk mendekatinya agar mereka dapat kawin.
12 Mengulang Perkawinan dalam Kurun Selama 3 Hari. 1. Memastikan Kucing dalam Kondisi Sehat. Sudah menjadi sebuah keharusan jika ingin mengawinkan kucing, kondisi kucing harus sehat. Jika kondisi kucing sedang tidak sehat, maka si jantan ataupun betina tidak akan 'bergairah' atau mengalami birahi.
Langkahpertama yang harus anda lakukan adalah Meletakan kucing betina dan Jantan ke kandangnya masing masing. Letakan mereka berdekatan, Ini merupakan salah satu proses pendekatan dan berlangsung 1-2 hari. Jika Kucing betina merasa cocok, dia akan mengeong ngeong pertanda dia siap untuk kawin.
Kucingbetina mulai birahi pada usia 4 bulan, Ini juga terjadi pada kucing jantan ku yang belum disteril, dia akan pergi mencari betina untuk kawin bahkan kucing yang birahi tidak mau makan. Karena membuat kucing menjadi tidak nyaman maka kucing menjilat alat kelamin nya terus menerus. Cara menghadapi kucing yang birahi
Dengancara tersebut nantinya jenis betina bisa lebih tertarik, dan akhirnya bisa kawin. 8. Tubuh Menjadi Lebih Gemuk . Tubuh pada hewan juga akan menjadi lebih gemuk, ketika sedang mengalami birahi. Hal tersebut terdapat perubahan hormon pada hewan ini, yang membuat tubuh menjadi lebih gemuk dan juga menjadi lebih subur.
. Pada kucing, masa birahi biasanya lebih diamati pada kucing betina. Namun ternyata ada juga ciri-ciri kucing jantan ingin kawin yang perlu tersebut menandakan bahwa kucing jantan juga mengalami masa birahi. Hanya saja, masa birahi yang dialami kucing jantan cukup berbeda dari ahli, masa birahi kucing jantan biasanya terjadi antara bulan September hingga Maret. Selama masa tersebut, kamu pasti bakalan bisa melihat perbedaan dari beberapa hal tidak jauh berbeda dengan tanda-tanda birahi pada kucing betina, namun memerhatikan ciri-cirinya sangat penting terutama bagi kamu yang memelihara kucing IsiCiri-ciri Kucing Jantan Siap Kawin dan Melalui Masa Birahi1. Mengeong dengan sangat keras2. Sering keluar rumah dan tidak pulang3. Terlihat lebih agresif4. SprayingCiri-ciri Kucing Jantan Siap Kawin dan Melalui Masa BirahiCiri-ciri kucing jantan ingin kawin - catsterMungkin bagi kamu yang memiliki kucing jantan di rumah bertanya-tanya, kapan kucing jantan siap kawin?Sebab kebanyakan yang menunjukkan dan diperhatikan tanda-tanda birahinya adalah kucing betina. Padahal, mengetahui ciri-ciri kucing jantan ingin kawin juga penting lho, Sobat PetPi!Dengan begitu, kamu bisa menenangkan dan mengatasi kucing jantan milikmu, terutama bila kamu tidak berniat untuk membuat kucing jantanmu kawin dan belum untuk bisa mengenali tanda-tanda kucing jantan yang sedang dalam masa birahi, kamu bisa mengecek penjelasannya berikut Mengeong dengan sangat kerasHampir sama seperti kucing betina, kucing jantan yang sedang birahi juga akan sering mengeong. Umumnya, suaranya terdengar seperti kucing jantan mengeong, hal ini mereka lakukan untuk mengundang kucing betina datang kepadanya, terutama kucing betina yang sedang terkadang hal ini tidak hanya mengundang kucing betina, tapi juga bisa menghadirkan kucing jantan justru akan terjadi perkelahian antara kucing jantan tersebut untuk memperebutkan kucing betina yang datang atau berada di sekitar area Sering keluar rumah dan tidak pulangPada kucing jantan yang sedang birahi, biasanya akan dikenali melalui tanda di mana ia sering keluar rumah dan bahkan tidak pulang dalam beberapa ini terjadi pada kucingmu, tidak perlu khawatir, Sobat PetPi. Kucing jantan yang sedang birahi pergi ke luar rumah untuk mencari pasangan mereka sudah mendapatkan pasangan, pasti mereka akan langsung pulang sendiri. Kucing jantan akan pulang kapan saja dan mungkin malah kamu tidak akan terlihat beberapa luka yang menandakan mereka berkelahi dengan jantan lain untuk merebutkan si betina. Selain mencari pasangan kucing betina yang sedang birahi dan ia cium baunya dari jauh, mereka juga pergi keluar karena ada rasa ingin memperluas ia juga pergi keluar karena rasa penasaran dan tentu saja ia akan keluar apabila ada kamu tidak ingin kucing jantanmu melakukan hal ini, taruhlah mereka di dalam ruangan dan batasi akses untuk keluar kucing yang berkeliaran di jalan tidak hanya berpotensi berkelahi dengan kucing lain, namun juga berisiko tertabrak mobil, dicuri, atau tertular penyakit itu, mereka juga bisa menyebabkan populasi yang berlebihan jika tidak disteril dan bertemu dengan kucing betina di mana saja dan kapan lagi bagi kucingmu bisa saja ia terkena virus dari lingkungan yang kotor karena mengikuti betina yang ia menghindari hal itu, lebih baik kamu menyalurkan birahinya dengan jasa pacak kucing yang bisa kamu temukan di berbagai tempat termasuk di pet Terlihat lebih agresifKucing jantan yang ingin kawin akan terlihat lebih agresif. Namun untuk ciri-ciri satu ini kamu harus lebih jeli bisa saja kucing tersebut terlihat agresif sebab ia baru saja berkelahi dengan kucing lain. Dan berkelahi dengan kucing lain tidak hanya dilakukan saat ia sedang birahi kucing jantan yang sedang birahi bisa menjadi sangat serius dan menimbulkan luka-luka. Bila kamu tak ingin hal ini terjadi pada kucing jantanmu, tetap jaga di dalam mereka juga akan lebih agresif mendekati kucing betina. Bahkan jika kucing betina yang ia temui juga sedang birahi, ia bisa langsung menggigit bagian tengkuknya lalu langsung menindih tubuh kucing betina hanya itu, kucing juga menjadi lebih sering ingin menggaruk sesuatu. Hal itu menjadi salah satu cara untuk memberitahu jantan lain bahwa ada kehadiran kucing jantan lebih mengutamakan penguasaan wilayah, maka hal ini akan lebih sering terjadi pada saat mereka kamu melihat kucing jantanmu lebih sering menggaruk furnitur, dinding, atau karpet, bisa jadi ia sedang dalam masa bisa mengatasinya dengan menyediakan banyak tiang penggaruk, terutama di dekat jalan masuk dan keluar rumah untuk memuaskan keinginannya SprayingSpraying merupakan istilah untuk perilaku kucing jantan yang hampir sama dengan perilaku kucing betina yang sedang birahi, yakni kencing ini ia lakukan untuk memberikan tanda bahwa daerah tersebut adalah kekuasaannya dan kemudian menuntun kucing betina terdekat untuk mendekatinya agar mereka dapat itu, spraying juga menjadi peringatan bagi kucing jantan lainnya untuk tidak berada di sekitar hal ini bisa mengganggu kamu jika kucing jantan kencing sembarangan di sekitar rumah. Bau yang tidak sedap dan kencing yang susah dibersihkan banyak membuat para pemilik kucing banyak yang memutuskan untuk mensterilkan kucing jantan mereka akibat hal tetapi di sisi lain, spraying juga bisa menjadi salah satu tanda masalah kesehatan yang cukup serius, yakni penyakit batu ginjal atau infeksi saluran dia beberapa ciri-ciri kucing jantan ingin kawin yang bisa kamu kenali. Hal ini bisa cukup berguna buatmu yang belum mensterilkan kucing apabila kamu berniat untuk memiliki anak kucing, ada baiknya kamu memelihara sepasang kucing agar kualitas keturunannya bisa kamu perhatikan dan jaga. Jika kamu suka dengan artikel PintarPet, jangan lupa bagikan artikel ini ke seluruh dunia dan follow juga Instagram pintarpet untuk tahu informasi tentang Kucing terbaru lainnya! Perhatian Informasi ini dihimpun dari beberapa sumber. Tim PintarPet tidak bertanggung jawab atas cidera, kematian, kerusakan atau kerugian langsung maupun tidak langsung, materiil dan immateriil yang disebabkan oleh informasi yang kami berikan. Untuk informasi dan tindakan lebih lanjut, sebaiknya kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan terdekat. Terbit Sabtu, 28 November 2020, 1930 WIB Update pada Jumat, 27 Agustus 2021, 2030 WIB
Unduh PDF Unduh PDF Seekor kucing betina yang tidak dikebiri dimandulkan akan mengalami siklus berahi setiap 3-4 minggu, yang menandakan bahwa kucing tersebut sudah siap kawin.[1] Biasanya, kucing yang sedang berahi akan mengeluarkan suara-suara meong yang khas serta suara-suara pekikan, menggeliat, dan mencoba untuk menarik perhatian atau lari ke arah dengan kucing jantan.[2] Menenangkan kucing yang sedang berahi merupakan hal yang sulit, dan lebih penting lagi, sifatnya hanya sementara. Perilaku kucing yang sedang berahi adalah perilaku yang sepenuhnya alami dan wajar bagi seekor kucing, tidak peduli seberapa menjengkelkannya perilaku tersebut bagi sang pemilik. Jika Anda kerepotan untuk menangani hal seperti ini, carilah solusi jangka panjang, dan bukan hanya cara cepat. 1 Kenali tanda-tanda kucing Anda yang sedang berahi. Pastikan bahwa perilaku kucing Anda benar-benar menunjukkan bahwa dia sedang berahi dan bukannya sakit. Kucing yang tidak dimandulkan dan yang sedang berahi akan menjadi sangat berisik, gelisah, menggesek-gesekkan badannya pada orang dan benda-benda disekitarnya, serta berguling-guling di lantai. Jika Anda mengelus-elus punggung bawah pangkal ekor, kucing akan meresponnya dengan menaikkan panggulnya dan menggerakkan ekornya ke satu sisi.[3] Musim kawin yang normal bagi kucing adalah antara musim semi dan akhir musim panas. Kemungkinan mereka akan mengalami siklus berahi pada waktu-waktu tersebut. Tentukan apakah kucing Anda memang sedang berahi atau sakit. Jika dia tampak gelisah, tetapi tidak menggesek-gesekkan badannya pada sesuatu dan mengangkat ekornya ke samping, kemungkinan dia memang sakit. Bawalah kucing Anda ke dokter hewan untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. 2 Jauhkan kucing betina Anda dari kucing jantan. Ketika kucing Anda sedang berahi, dia akan tampak lebih bersemangat di hadapan kucing jantan. Jangan biarkan dia berkeliaran di luar sama sekali, dan tutup semua jendela dan kunci semua pintu, termasuk pet flaps pintu kecil yang dipasang pada pintu/dinding rumah untuk keluar masuk binatang peliharaan. Untuk membuat kucing Anda tetap tenang dan mencegah dia bunting, Anda harus menjauhkannya dari semua kucing jantan. Cara ini juga akan membuatnya tetap aman - dia mungkin akan mencoba untuk melarikan diri dari rumah Anda jika dia merasakan kehadiran kucing jantan yang ada di luar.[4] Jika Anda juga memelihara kucing jantan di rumah yang sama, cari teman atau sewa jasa pengasuh kucing untuk membawanya keluar dari rumah Anda dan merawatnya selama beberapa minggu. Jika dua kucing, jantan dan betina, berada di tempat yang sama, mereka akan berperilaku liar, dan hampir pasti keduanya akan kawin. Jika kucing jantan terlihat dari jendela, tutup jendela dengan tirai atau selembar karton. 3Berikan sesuatu yang hangat untuk kucing Anda duduk. Meskipun tidak menjamin keberhasilannya, beberapa orang mendapati bahwa dengan memberikan kucing sebuah heat pack semacam alat untuk menghangatkan tubuh, atau sebuah handuk basah yang hangat untuk dia duduk, akan membuatnya diam dan tenang.[5] Sebuah heat pack yang bisa dihangatkan dengan menggunakan microwave bisa menjadi pilihan termudah, karena Anda dapat menghangatkannya kembali dengan cepat ketika kucing mulai berulah lagi. Sebuah heat pad elektrik /selimut juga merupakan pilihan yang tepat. 4 Gunakan catnip “jika” memang dapat menenangkan kucing Anda. Setiap kucing akan memberikan respons yang berbeda terhadap catnip. Beberapa kucing akan menjadi santai dan tenang ketika diberi catnip, tetapi kucing yang lain bisa menjadi bersemangat dan agresif.[6] Jika Anda tidak tahu bagaimana kucing Anda merespons catnip, hindari cara ini, karena mungkin akan justru membuat situasi menjadi lebih buruk. Harap diingat bahwa cara cepat untuk menenangkan kucing seperti ini sifatnya hanya sementara, namun Anda bisa mendapatkan ketenangan selama satu atau dua jam. 5 Cobalah untuk menggunakan obat-obatan alamiah. Ada banyak obat-obatan herbal atau homeopati terbuat dari bahan-bahan alamiah, seperti hewan, tumbuhan, mineral, dan unsur-unsur alam lainnya beredar di pasaran yang berkhasiat untuk menenangkan kucing. Beberapa pemilik kucing mengklaim bahwa obat-obatan tersebut manjur, tetapi sebenarnya tidak ada sebuah obat khusus yang benar-benar manjur untuk masing-masing kucing. Selain itu, kucing Anda malah mungkin tidak bereaksi terhadap salah satu produk tersebut. Belilah beberapa sampel obat dan cobakan ke kucing Anda. Setelah Anda menemukan produk yang cocok untuk kucing Anda, belilah dalam jumlah yang lebih besar. Ikutilah petunjuk yang tertera pada label obat, seperti contohnya Anda diminta untuk mencampurkan obatnya ke dalam air minum kucing, menggosokan beberapa tetes obat ke bulu kucing, atau menggunakan obat sebagai penyegar udara. Jangan menggunakan produk yang ditujukan untuk manusia, karena produk tersebut kemungkinan menggunakan dosis yang lebih tinggi. 6Gunakan Feliway di rumah Anda. Feliway adalah feromon sintetis yang memiliki efek menenangkan pada kucing.[7] Dibutuhkan waktu hingga beberapa minggu bagi Feliway untuk bereaksi, sehingga penggunaannya memang bukan merupakan cara cepat untuk menenangkan kucing. Jika Anda tahu kucing Anda tidak dimandulkan, Anda lebih baik mempertimbangkan untuk menggunakan Feliway dalam bentuk plug-in diffuser bentuknya seperti obat nyamuk elektrik, dan dipasang di stop kontak pada awal musim kawin kucing musim semi. Dengan begitu, setiap kali dia sedang dalam masa berahi, Feliway sudah akan terbentuk di dalam sistem tubuhnya. 7 Jagalah kebersihan kotak kotoran kucing. Ketika kucing sedang berahi, mereka sering menandai lokasi mereka dengan air kencing untuk menarik perhatian kucing jantan. Dengan menjaga kebersihan kotak kotorannya setiap saat, Anda mendorong dia untuk menggunakan kotak kotoran sesuai dengan fungsinya dan bukan untuk menandai lokasi rumah Anda. Jika dia tetap menandai kotak kotoran tersebut dengan air kencingnya, segera bersihkan dan hilangkan baunya. Dengan melakukan pembiaran terhadap bau air kencingnya hanya akan mendorong dia untuk terus melakukannya. Jangan menggunakan produk pembersih yang mengandung pemutih. Amonia yang terdapat di dalam pemutih juga terkandung secara alami di dalam air kencing, dan bau tersebut akan mendorong dia untuk menandai tempat itu lagi. 8Bermainlah dengan kucing Anda. Bermain dengan kucing dapat mengalihkan perhatiannya untuk sementara, tetapi dia akan sering kembali mengeong dengan suara khas setelah Anda selesai bermain dengannya. Belaian, garukan, atau sikatan pada punggung bawah pangkal ekor kucing Anda bisa lebih efektif dalam menenangkan kucing jika sebelumnya dia sudah cukup tenang untuk membiarkan Anda melakukan hal tersebut.[8] Iklan 1 Mandulkan kucing Anda. Memandulkan kucing berarti mengangkat ovariumnya dan mencegah adanya siklus berahi. Hal ini akan mencegah kucing Anda untuk bunting, dan mengurangi risiko adanya kanker jenis tertentu serta penyakit lainnya.[9] Jika Anda tidak mampu untuk membayar biaya operasi, carilah jasa layanan pemandulan kucing lainnya yang lebih murah. Banyak klinik yang menawarkan jasa pemandulan kucing dengan harga yang lebih murah karena hal tersebut dapat turut mengurangi jumlah populasi kucing liar. Carilah lokasi daerah Anda dalam database yang terdaftar di situs web USDA.[10] Ada kemungkinan kecil jaringan ovarium tidak terangkat sepenuhnya sehingga meskipun kucing sudah dioperasi, kucing tersebut masih mengalami siklus berahi. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dokter hewan. 2Sebelum memandulkan kucing, pertimbangkan untuk menunggu sampai siklus berahi kucing Anda sudah benar-benar berakhir. Sebenarnya dokter hewan dapat melakukan prosedur pemandulan kapan saja di sepanjang siklus hormon kucing Anda - bahkan ketika dia sedang dalam siklus berahi. Akan tetapi, risiko kehilangan darah pada saat itu akan meningkat. Prosedur pemandulan seperti ini bisa saja tetap dilakukan, tetapi berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter hewan yang berpengalaman untuk mendapatkan saran.[11] 3Gunakan terapi hormon sebagai upaya terakhir. Hormon prostaglandin dan estrogen dapat digunakan untuk menghentikan siklus berahi kucing.[12] Namun, tindakan ini memiliki efek samping yang serius termasuk infeksi rahim dan tumor.[13] Karena adanya risiko seperti ini, gunakan cara ini hanya ketika pemandulan kucing bukanlah menjadi suatu pilihan. Selalu berkonsultasilah secara detail dengan dokter hewan sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan hormon, terlepas dari apakah hormon tersebut diresepkan, atau dibeli dari toko hewan peliharaan.[14] [15] Bahkan jika kucing tidak dapat dimandulkan karena alasan medis, risiko tersebut di atas mungkin tidak sebanding dengan ketenangan perilaku kucing yang akan kita dapatkan. Iklan Jika biaya untuk memandulkan kucing terlalu mahal, carilah organisasi nirlaba pemandulan kucing atau organisasi netral yang dapat memberikan bantuan keuangan. Jika Anda sedang mencari artikel mengenai kucing yang menjadi benar-benar panas dan bukan karena kucing sedang berahi, maka cobalah mencari artikel terkait di situs kami atau lakukan riset. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Kucing termasuk salah satu hewan berkaki empat yang memiliki siklus kawin yang cepat. Selain itu, kucing juga bisa melahirkan banyak anak sekaligus dalam satu kali kehamilan. Maka dari itu, kucing perlu untuk disterilkan terutama jenis betina agar tidak terus memperbanyak populasi. Pada saat musim kawin, kucing jantan maupun betina akan menunjukkan ciri-ciri birahi. Biasanya kucing betina birahi pertama kali pada usia 6-10 bulan. Sedangkan kucing jantan birahi pertama kali terjadi di usia 10-12 bulan. Berbeda dengan anjing yang memiliki tanda-tanda fisik birahi jelas, ciri-ciri kucing birahi tidak memiliki tanda fisik yang terlalu menonjol. Ketika sedang memasuki siklus birahi, kucing akan menjadi lebih aktif dan berisik. Maka dari itu, untuk kamu Paw Parents yang tidak mau jika kucing peliharaan tiba-tiba hamil dan berperilaku hiperaktif, cek ciri-ciri kucing birahi di bawah ini agar bisa mengatasinya. Ciri-Ciri Kucing Birahi Jantan Kucing jantan pada umumnya memiliki ciri-ciri birahi yang tidak jauh berbeda dengan kucing betina. Meski begitu, tetap ada perbedaan dari perilaku kucing jantan ketika birahi, di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Mengeong Sangat Keras Ciri-ciri kucing jantan ketika birahi yang pertama adalah mengeong sangat keras. Hal tersebut dilakukan untuk mengundang kucing betina, terutama yang sedang birahi agar mendatanginya. Kucing jantan cenderung akan mengeong dengan sangat keras dan tak jarang juga bisa membuat kucing jantan lain datang hingga terjadi perkelahian untuk memperebutkan kucing betina. 2. Bersikap Lebih Agresif Umumnya, kucing jantan akan bersikap lebih agresif ketika birahi. Ketika bertemu dengan kucing betina yang birahi, kucing jantan bisa langsung menggigit bagian tengkuk dan menindih tubuh betina. Selain itu, kucing jantan birahi juga dapat dilihat ketika ia lebih bersikap agresif menggaruk sesuatu, seperti furnitur, dinding, atau karpet. Meski begitu, hal itu harus diperhatikan dengan lebih jeli karena bisa juga disebabkan perkelahian dengan kucing lain. 3. Spraying Spraying atau kencing sembarangan dilakukan kucing sebagai tanda tempat tersebut merupakan wilayah kekuasaannya. Spraying tersebut dilakukan untuk memberi tahu dan menuntun kucing betina terdekat agar mendekatinya. Namun, perilaku spraying ini dapat mengganggu karena bisa menimbulkan bau tidak sedap dan susah dibersihkan. Ciri-Ciri Kucing Betina Birahi 1. Melakukan Posisi Kawin Ciri-ciri kucing betina birahi yang pertama adalah melakukan posisi kawin dengan kepala ke bawah, kaki depan ditekuk, serta bagian belakang terangkat. Posisi ini biasa disebut lordosis. Selain itu, posisi kawin kucing betina birahi juga diperlihatkan dengan gaya kaki belakangnya yang melangkah berirama seolah berjalan di tempat. 2. Bersikap Lebih Manja dan Mencari Perhatian Kucing betina birahi akan cenderung bersikap lebih manja dan mencari perhatian pemilik. Perilakunya akan lebih sering mendekatkan diri dan mengusapkan tubuhnya di sekitar orang. Tak hanya itu, kucing betina birahi akan menunjukkan gestur minta dielus, terutama pada bagian punggung, panggul, dan ekor. 3. Sering Kabur Keluar Rumah Ciri-ciri lainnya dari kucing betina birahi umumnya akan sering kabur keluar rumah. Tak hanya itu, mereka juga akan cenderung menggaruk area di sekitarnya karena perasaan gusar yang dimiliki. Kucing betina birahi akan cenderung keluar rumah untuk mencari kucing jantan di area yang bukan tempat biasanya. 4. Bagian Ekor Terlihat Melengkung Biasanya, kucing betina akan melengkungkan ekornya ketika birahi. Tak hanya ke atas, ekor kucing betina birahi juga bisa melengkung ke bagian samping tubuhnya. 5. Berguling-guling di Lantai Ciri lainnya dapat dilihat dari sikap kucing betina yang lebih sering berguling-guling di lantai. Umumnya, sikap tersebut diikuti dengan perilaku mengerang seperti kesakitan. Cara Mengatasi Kucing Birahi Setelah mengetahui ciri-ciri kucing jantan dan betina yang sedang birahi, kamu juga perlu tahu tentang bagaimana cara mengatasinya agar kucing tidak membuat kegaduhan di rumah. Adapun cara mengatasi kucing birahi bisa dilakukan dengan berikut ini Berikan tempat atau kandang yang hangat agar kucing bisa melewati kondisi birahi dengan lebih tenang dan tidak berisik. Kawinkan kucing betina dengan jantan yang sesuai ras untuk memuaskan nafsu birahinya. Lakukan steril kucing ke dokter hewan jika kamu ingin mencegah kehamilan pada kucing. Nah, itu dia ciri-ciri kucing birahi dan cara mengatasinya yang bisa kamu ketahui. Jika kamu tertarik untuk mempelajari tentang kucing lebih banyak, buku Kucingpedia bisa jadi referensi bacaan. Buku ini berisi tentang aneka kucing ras yang disertai deskripsi lengkapnya dan cara memeliharanya. Selain itu, di dalam buku ini juga disertai dengan berbagai cerita dan informasi menarik tentang kucing dan kerabatnya. Buku ini cocok untuk dibaca oleh semua umur sebagai bacaan yang menambah informasi sekaligus hiburan. Buku Kucingpedia bisa kamu dapatkan dengan beli langsung di toko buku Gramedia atau secara online melalui
Ini adalah ulasan lengkap tentang cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Jika kamu ingin Kucing tidak berisik ketika birahi. Kucing tidak kabur dari rumah ketika birahi. Kucing tidak buru-buru kawin dengan kucing liar. Mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Membuat kucing birahi tenang dan nurut. Maka kamu pasti menyukai panduan cara mengatasi kucing birahi ini. Berikut 10 cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan 1. Pisahkan kucing betina dari kucing jantan2. Berikan dudukan hangat tepat di organ reproduksi kucing3. Masukkan kucing ke ruang isolasi4. Gunakan mesin diffuser feliway di rumah5. Bersihkan tempat pasir kucing secara rutin6. Berikan obat penenang7. Berikan aroma terapi yang menenangkan8. Berikan perhatian ekstra kepada kucing9. Suntikan hormon pengatur kadar estrogen dan progesteron10. Steril kucing Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini. Yuk, lanjut baca. 1. Pisahkan kucing betina dari kucing jantan Apabila kamu memiliki beberapa kucing jantan dan kucing betina, dan salah satunya ada yang menunjukan tanda birahi, sebaiknya kucing segera dipisahkan. Kandangkan kucing yang birahi berat atau masukkan ke ruangan khusus. Pastikan tidak ada celah untuk kucing kabur. Catatan Ciri-ciri kucing birahi ucing sering bersuara keras. Kucing mendadak berusaha kabur dari rumah. Kucing sering menjilati area genital. Kucing gemar melakukan posisi nungging dan berjalan agak rendah. Kucing sering berguling-guling di lantai tanpa sebab yang jelas. Bulu bagian ekor dan perut bagian bawah menggumpal dan lengket. Pada saat birahi berat, kucing akan berupaya mengejar lawan jenisnya, maka solusi termudah adalah memisahkan keduanya. Kamu harus menjaga kucing betina & kucing jantan kamu agar tetap di ruangan yang berbeda. Tutup semua pintu, jendela, angin-angin, dan area yang dapat digunakan kucing untuk melarikan diri. Pokoknya, jangan biarkan kucing kabur. Kucing yang melarikan diri saat kamu pisahkan akan pergi jauh. Dia akan berkelana sampai dia menemukan apa yang dia cari. Catatan Saat memisahkan kucing, sebaiknya kamu memberikan makanan yang bernutrisi tinggi. Karena pada kondisi birahi berat kucing bisa stres dan tidak mau makan. Kamu juga perlu membersihkan toilet kucing secara teratur untuk mencegah kucing jantan menemukan lokasi kucing betina. 2. Berikan dudukan hangat tepat di organ reproduksi kucing Cara mengatasi kucing betina birahi selanjutnya dengan menempelkan dudukan yang hangat untuk memanjakan organ reproduksi kucing. Usahakan alat reproduksi kucing betina dapat merasakan kehangatan alas duduk yang dilengkapi penghangat tersebut tersebut. Buat posisi kucing senyaman mungkin. Dengan begitu, kucing betina yang birahi akan tenang, tidak gelisah dan tidak bersuara keras. Kenapa alas duduk kucing harus hangat? Pada masa estrus vulva pada alat reproduksi kucing betina akan mengembang. Bagian ini sangat sensitif dengan benda dingin namun sangat menyukai benda hangat. Kucing yang duduk pada alas duduk hangat akan merasakan kenikmatan dan kenyamanan. Jadi, kucing akan lupa bahwa mereka sedang birahi. Begitulah cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan dengan alas duduk hangat. Metode ini bukan metode permanen, namun sangat efektif untuk menenangkan kucing birahi yang sangat berisik. Alas apa yang bisa hangat dan bisa diduduki kucing? Kamu dapat menggunakan handuk yang dibasahi air hangat. Usahakan diperas terlebih dahulu agar air tidak menetes kemana-mana. Cara lain, cari selimut dengan penghangat elektrik. Metode ini akan menenangkan kucing pada saat mereka memasuki masa birahi. 3. Masukkan kucing ke ruang isolasi Memasukkan kucing betina ke ruang isolasi merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Ruang isolasi harus tenang, nyaman dan terkunci rapat. Pastikan kucing dari luar tidak bisa masuk dan kucing yang diisolasi tidak dapat keluar. Periode isolasi kucing sekitar 14 hari. Biar kamu lebih paham, saya jelaskan detailnya. Yuk, lanjut baca. Teknik isolasi adalah teknik memisahkan kucing yang sedang birahi berdasarkan hitungan siklus estrus. Artinya, kamu harus mengurung kucing selama periode siklus estrus kucing, yaitu 14 hari. Ini berlaku untuk kucing jantan dan kucing betina. Kenapa saat masa estrus kucing harus dikurung? Tujuannya agar hormon penyebab birahi pada kucing mereda dan kucing tidak kawin di luar rumah. Nah, untuk mendapatkan waktu terbaik, kapan kamu harus mulai mengisolasi kucing yang birahi, kamu butuh paham siklus estrus pada kucing. Ada lima tahap siklus birahi pada kucing. Kamu harus paham hal ini. Tujuannya agar kamu tidak kecolongan. Karena biasanya kucing akan melarikan diri untuk mencari pasangannya. Dan pulang-pulang sudah hamil dengan kucing liar. a. Masa Proestrus Pada masa proestrus kucing betina mulai menunjukkan perilaku aneh. Mereka mulai mencari perhatian lawan jenisnya. Namun, saat kucing jantan mendekatinya kucing betina, kucing betina bersikap acuh dan tidak mau dikawin. Lama waktu masa proestrus adalah 1 – 2 hari. Jika kamu jeli, kamu sudah dapat mengenali gejala birahi pada masa proestrus kucing. Mungkin tanda yang muncul sedikit samar. Tapi jika kucing sudah berusia minimal 6 bulan, dia sudah memasuki masa kawin. Perhatikan saja, pasti ciri-ciri birahi akan semakin jelas terlihat. Catatan Tahap waspada. b. Masa Estrus Birahi Pada masa estrus kucing betina sudah birahi total. Jika kamu mau mengamati secara fisik, organ reproduksi kucing betina vulva membengkak dan berwarna kemerahan. Badan kucing betina akan terasa hangat. Dan dia mulai menunjukan perubahan perilaku. Tanda-tanda kucing betina memasuki masa estrus Kucing betina agak berisik dan bersuara keras. Kucing mengeong dengan keras bukan serta merta karena dia marah. Ini upaya mereka menunjukkan eksistensi diri dan menarik perhatian kucing lain. Kucing lain yang mendengarnya akan mendatanginya untuk melihat kecocokan dengan pasangannya. Kucing betina selalu berguling-guling dilantai tanpa sebab yang jelas. Saat hormon reproduksi kucing betina naik, badan kucing akan menjadi hangat. Berguling-guling adalah cara kucing untuk mengatasi hawa panas dalam tubuhnya yang belum tersalurkan. Pada kondisi birahi total, kucing betina akan semakin sering berguling-guling. Selanjutnya, kucing betina akan duduk sambil menjilat-jilat organ reproduksinya vulva yang sudah mengembang. Kucing betina selalu menegakkan ekornya keatas dan menunjukkan organ reproduksinya. Biasanya, jika ada kucing jantan yang tertarik pesona kucing betina, dia akan mengikutinya. Kucing jantan akan terus mengikuti bau yang dikeluarkan dari organ reproduksi kucing betina. Jika ada kecocokan mereka akan langsung kawin. Nafsu makan berkurang. Pada masa estrus kucing jantan dan kucing betina mengalami peningkatan stres pada dirinya. Stres ini akan memicu kegelisahan dan mengakibatkan kucing tidak nafsu makan. Kamu tidak perlu khawatir. Kucing tersebut tidak sakit. Dia hanya ingin kawin. Kucing selalu ingin keluar kandang/keluar rumah. Naluri kucing jantan dan kucing betina pada saat estrus birahi adalah menemukan pasangan secepat-cepatnya. Kabur dari rumah menjadi solusi tercepat menurut si kucing. Kamu harus berhati-hati pada masa ini. Kadang kucing terlihat tenang dan menunjukkan siklus estrusnya telah selesai. Tapi percayalah, itu hanya untuk mengecoh kamu. Faktanya, siklus estrus kucing betina berulang dan tidak berhenti sampai dia dikawinkan. Jadi, kucing betina akan kembali birahi beberapa hari kemudian. Nah, loh! Tanda-tanda kucing jantan birahi Mari kita pindah ke topik kucing jantan. Kucing jantan bisa birahi sepanjang tahun, selama tubuh kucing jantan sehat dan produksi hormon testosteron di tubuh kucing tinggi, kucing jantan bisa birahi. Jadi, kucing jantan yang sudah dewasa tidak memiliki siklus birahi seperti kucing betina. Pada saat birahi kucing jantan memuncak, kepribadian kucing jantan akan berubah. Kucing jantan menjadi lebih galak, sering gelisah, & agresif. Jika melihat kucing betina bawaannya nguber mulu. Agresif akut deh! Kucing jantan juga sering menghilang dari rumah saat birahi. Ada 3 kemungkinan yang mendorong kucing jantan menghilang Kucing jantan mencari tempat gelap dan lembab untuk merenungi nasib jomblonya. Kucing jantan kabur untuk mencari biduannya. Kucing jantan ngambek dengan majikannya. Ini kasus yang paling menjengkelkan saat merawat kucing jantan birahi, spraying. Kucing jantan akan mulai spraying kucing pipis sembarangan dimana-mana. Dan mulai kucing mulai mengeong tidak jelas. Catatan Tahap penjagaan. Pada tahap ini, kamu harus mulai mengurung kucing betina di ruangan khusus. Setidaknya 2 minggu karena siklus birahi kucing betina terjadi selama 2 minggu. Kalau kamu tidak melakukan penjagaan kucing dengan benar, kucing akan mulai kabur dari rumah tanpa sepengetahuanmu. c. Masa Interestrus Jika kamu berencana untuk tidak mengawinkan kucing, kamu akan menemui masa interestrus pada kucing. Pada masa ini, saya tekankan, jangan lengah. Siklus estrus kucing terlihat seperti sudah selesai, namun itu hanya bohongan. Selang beberapa minggu mereka akan memasuki masa estrus lagi. Periode interestrus adalah masa diantara siklus estrus. jika kucing betina tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 2 – 3 minggu. Jika kucing jantan tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 1 – 2 minggu. Catatan Tahap pengawasan ketat selama 1-3 minggu pasca penurunan level birahi kucing. Tetap waspada, jangan sampai kecolongan. d. Masa Metestrus atau Diestrus Masa metestrus adalah periode setelah masa birahi/kawin/estrus selesai. Durasi merestrus/diestrus sekitar 30-40 hari. Jika kamu berhasil menjaga kucing sampai memasuki masa diestrus tanpa kucing jadi hamil, kamu memasuki masa aman. e. Masa Anestrus Masa anestrus adalah masa kucing berhenti birahi. Masa anestrus merupakan periode penonaktifan hormon seksual pada kucing. Lama durasi anestrus adalah 2-3 bulan. Setelah itu, apabila kucing mulai hangat lagi, kucing akan memasuki masa birahi kembali. Jadi, masa anestrus adalah masa di mana kamu boleh tenang dalam merawat kucing birahi. Pada masa anestrus kucing sudah tidak lagi birahi, jadi bisa kamu keluarkan dari ruang isolasi tanpa khawatir lagi. Jika kamu berhasil menenangkan kucing sampai memasuki masa anestrus, itu kesuksesan besar. Jadi, kamu sukses menerapkan cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan dengan teknik isolasi. Begitulah siklus birahi pada kucing. Dengan berbekal pengetahuan tersebut, kamu dapat membuat rencana isolasi kucing secara mandiri. Dan kamu dapat menentukan berapa lama harus mengisolasi kucing untuk mengatasi birahi kucing. Namun, jangan senang trus lupa diri, karena 2 bulan lagi, kucing bisa masuk masa birahi lagi. Jadi, kamu harus peka terhadap perubahan perilaku kucing dan disiplin mencatat tanggal penting dalam siklus estrus kucing. Catatan Jika ditotal, siklus estrus kucing dari awal sampai akhir terjadi dalam durasi 1,5 bulan. 2 minggu masa estrus. Jeda 1-3 minggu masa interestrus. Dan 2 minggu masa estrus kedua. Baru masa aman anestrus selama 1-3 bulan. Data ini bisa kamu pakai dalam mengatur jadwal mengisolasi kucing agar birahi kucing mereda. 4. Gunakan mesin diffuser feliway di rumah Mesin diffuser feliway adalah mesin yang menyebarkan senyawa kimia feliway untuk menenangkan kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Senyawa feliway adalah hormon sintesis yang diformulasikan untuk menenangkan kucing birahi. Saya merekomendasikan pemasangan mesin diffuser feliway pada masa awal estrus proestrus. Hormon sintesis feliway akan bekerja secara simultan menenangkan kucing yang mulai birahi. Jika hormon kucing dan tubuh kucing rileks, suhu tubuh kucing akan turun. Dan birahi kucing juga akan turun. Kamu dapat mengkombinasikan teknik isolasi kucing dengan pemasangan diffuser feliway di dalam ruang isolasi. Combo ini adalah salah satu cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan secara cepat. 5. Bersihkan tempat pasir kucing secara rutin Cara mengatasi birahi kucing berikutnya adalah membersihkan litterbox kucing setiap hari. Ini mungkin solusi yang terlalu remeh, namun berfungsi dengan baik. Kucing betina dan kucing jantan ternyata mempunyai kebiasaan menandai daerahnya menggunakan air kencing. Air kencing pada masa birahi memiliki aroma yang berbeda. Kucing menggunakannya sebagai umpan untuk mengundang datangnya lawan jenis. Satu hal yang perlu kamu pahami, sel olfaktori di hidung kucing berjumlah ratusan ribu sel. Dengan adanya sel olfaktori sebanyak itu, kucing dapat mencium bau lawan jenis hingga radius 500m. Kucing yang mencium bau kencing kucing saat birahi akan menghampirinya dan melakukan kontak dengan kucing milikmu. Jika kamu tidak waspada, boom, kucing tiba-tiba bunting. Oleh karena itu, kamu harus rajin-rajin membersihkan tempat kotoran kucing. Gagalkan jurus pemikat kucing sehingga tidak berhasil. Apabila kucing telah putus asa maka gejolak birahi akan berkurang. Jika siklusnya sudah selesai, gejolak birahi kucing menurun dengan sendirinya di masa anestrus. 6. Berikan obat penenang Jika kamu tidak berhasil dengan cara 1 sampai 6, belilah obat penenang untuk kucing. Obat penenang herbal ada yang diformulasikan untuk kucing. Obat ini berfungsi sebagai obat penenang dan pengendur syarat-syarat kucing. Catatan Beberapa kucing tidak memberikan respon pada obat penenang tertentu. Sebaiknya kamu mencoba beberapa sample terlebih dahulu. Jadi, kamu dapat menemukan obat penenang herbal yang cocok untuk kucing. Ada 3 cara memberikan obat penenang ke kucing betina dan kucing jantan Obat penenang kucing diberikan dengan cara ditetes langsung ke mulut kucing. Obat penenang kucing diberikan dengan cara dicampurkan pada minuman kucing. Obat penenang kucing disemprotkan melalui penyegar udara. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat bertanya kepada penjual obat penenang kucing. Catatan hanya gunakan obat penenang hewan untuk hewan. Jangan coba-coba menggunakan obat penenang manusia untuk hewan. Jika dipaksakan bisa terjadi overdosis atau gangguan hormonal. Kamu kesulitan dalam memberi obat pada kucing? Coba ikuti panduan praktis cara memberi obat kucing. Di sana ada tips & trik cara mudah memberi obat pada kucing. 100% Approve! 7. Berikan aroma terapi yang menenangkan Cara mengatasi birahi kucing selanjutnya dengan memasang aroma terapi yang menenangkan. Aroma terapi dapat meredakan gejolak agresifitas mereka, seperti aroma catnip dan feliway. Jika kucing telah mencium aroma dari dua senyawa kimia tersebut, mereka akan tenang. Tingkat birahi kucing akan menurun sehingga kucing lebih tenang. Tidak semua kucing akan memberikan respon yang sama terhadap catnip dan feliway. Namun, kebanyakan kucing betina dan kucing jantan akan rileks dan tenang selama 1-2 jam. Ya, memang bukan solusi permanen untuk mengatasi kucing birahi, namun layak untuk kamu coba. Kucing yang menyukai aroma terapi tidak lagi berisik dan tidak lagi bersuara keras. 8. Berikan perhatian ekstra kepada kucing Kucing betina dan kucing jantan yang memasuki masa birahi akan sering stres. Apabila kamu tidak mencarikannya pasangan, kucing akan stres berat. Stres ini dikarenakan gejolak hormonal di dalam tubuh kucing yang terus meningkat. Perhatian ekstra pada kucing birahi akan sangat bermanfaat bagi kucing. Biarpun hanya pendekatan secara psikologi, kucing akan merasa senang. Stres kucing akan berkurang. Perhatian ekstra juga akan mencegah kucing berisik dan mencegah mereka kabur dari rumah. Selanjutnya, perhatian seperti apa yang harus saya berikan? Kamu harus mengamati perilaku kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Dan melihat responnya untuk mengenali bentuk perhatian yang sangat mereka sukai. Bentuk perhatian pemilik kucing untuk kucing yang sedang birahi Kasih kucing makanan basah yang lezat. Pada saat kucing memasuki masa birahi, dia sering mengamuk. Coba berikan kucing makanan yang dia sukai. Kamu harus peka dalam hal ini, kadang mereka tidak nafsu makan. Tapi, kamu sudah siap sedia saat mereka memintanya. Berikan grooming kucing yang lembut. Apabila kucing kamu senang melakukan perawatan kucing. Rawatlah dia. Berikan perhatian ekstra dengan membelai bulunya, memijat badannya dan membersihkan kutunya. Detail cara perawatan kucing yang benar bisa kamu baca di artikel panduan lengkap dan praktis grooming kucing. Ajaklah kucing bermain. Menemaninya bermain akan menghilangkan rasa stressnya dalam menemukan pasangan di masa estrus. Ajak kucing kamu selfie, jalan-jalan, bermain dan liburan namun jangan sampai kucing kabur. Hehehe. Mengajak bermain kucing bisa menjadi solusi untuk mengalihkan perhatian kucing yang lagi birahi berat. Kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi memang memiliki hasrat tinggi untuk menemukan pasangannya dengan segera. Jadi, misi kamu adalah mengalihkan perhatian kucing dengan mengajaknya bermain. Kamu juga dapat membelikan mainan kesukaan. Mainan dapat menjadi senjata untuk mengatasi gejolak birahi kucing tanpa dikawinkan. Faktanya, perhatian kucing mudah dialihkan. Nah, sisanya, kamu tinggal mengajak kucing main diwaktu yang tepat. Waktu full main harus kamu lakukan saat kucing betina sudah memasuki masa estrus. Jangan biarkan kucing diam. Sibukkan kucing betina atau kucing jantan yang lagi birahi agar dia fokus bermain. Temani kucing dan berikan mainan-mainan favoritnya. Tujuannya untuk mengalihkan perhatian kucing dan menghabiskan energi kucing. Jika kucing sudah lelah, kucing akan segera tidur dan lupa sejenak stres akibat birahi berat. Semakin senang kucing, semakin dia lupa tentang hasratnya mencari pasangan kawin. Metode ini tidak permanen, namun akan sangat ampuh untuk mengatasi kucing birahi. Cocok untuk menenangkan kucing yang sering berisik saat birahi berat. 9. Suntikan hormon pengatur kadar estrogen dan progesteron Penyuntikan hormon prostaglandin menjadi cara jitu untuk mengatasi kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Hormon prostaglandin akan menenangkan kucing yang sedang birahi. Hormon ini berfungsi untuk mengatur kadar estrogen dan progesteron di dalam tubuh kucing. Apabila hormon reproduksi tersebut dapat dihambat, siklus estrus kucing akan terganggu. Dan lambat laun birahi kucing akan menurun. Metode ini sangat simple. Hanya tinggal disuntik, beberapa menit kemudian kucing bisa menjadi sangat tenang. Namun saya tidak menyukai metode ini. Metode ini secara ilmiah mengganggu siklus estrus kucing pada tingkat hormonal. Apabila upaya ini dilakukan secara terus menerus, sel ovarium akan mengalami gangguan. Anomali pada sel-sel ovarium kucing dapat memicu tumbuhnya tumor di dalam rahim kucing. Sehingga, jika tidak sangat terpaksa jangan terlalu sering menggunakan metode ini. Catatan Penyuntikan hormon prostaglandin harus dibawah pengawasan dokter hewan. 10. Steril kucing Steril kucing adalah solusi terakhir yang dapat kamu tempuh untuk mengatasi kucing betina dan kucing jantan birahi tanpa dikawinkan. Solusi ini bersifat permanen. Jadi, sekali kucing betina atau kucing jantan disteril, kamu tidak perlu pusing lagi dengan siklus birahi kucing ataupun kucing mendadak hamil. Karena semua hal itu tidak akan pernah terjadi. Steril kucing adalah upaya memandulkan kucing dengan cara mengangkat organ reproduksi pada kucing jantan dan kucing betina secara permanen. Metode steril kucing adalah operasi pengangkatan organ. Steril pada kucing jantan akan mengangkat organ testis. Steril pada kucing betina akan mengangkat organ ovarium. Kedua organ reproduksi kucing tersebut menjadi pemicu kucing kucing birahi. Hal ini karena kedua organ reproduksi tersebut meningkatkan hormon estrogen dan progesteron pada kucing. Dengan dilakukannya pengangkatan/steril, kucing tidak lagi akan birahi. Dan dia tidak dapat memiliki anak. Bagi beberapa pemilik kucing pemula, memandulkan kucing sering menjadi pro kontra. Karena sekali kucing disteril, kucing tidak lagi bisa berkembang biak. Jika kamu masih bimbang melakukan steril kucing, baca ini dulu 10 pelajaran yang saya pelajari dari sterilisasi kucing. Jika Kucing kamu telah steril, kamu tidak perlu lagi takut mereka birahi atau mereka akan bunting. Karena setelah kucing disterilkan, keinginan birahi, nafsu dan kemampuan reproduksi akan hilang. Jadi, kucing tidak lagi tertarik dengan lawan jenis. Inilah solusi jitu cara mengatsi kucing birahi secara permanen. Pertanyaan yang ditanyakan pembaca Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca terkait topik “cara mengatasi kucing birahi”. Jika rasa ingin tahumu belum terjawab, silakan tinggalkan pertanyaan pada kolom komentar di bawah. 1. Apakah musik bisa menenangkan kucing birahi? Bisa, asalkan kucing menyukai musik yang kamu mainkan untuknya. Sebenarnya, memainkan musik untuk menenangkan kucing birahi merupakan pendekatan psikologi pada perilaku kucing. Kucing yang memiliki kepekaan pendengaran juga sangat suka mendengarkan musik. Coba mainkan musik classic, musik relaksasi, musik meditasi dari suara nature yang alami dan musik yang lembut. Lalu, amati bahasa tubuh kucing saat mendengarkan musik. Apabila kucing betina atau kucing jantan kamu menyukai suatu musik, dia akan diam dan mendengarkannya. Ada juga yang mendekati kamu dan tidur didekat kamu. Atau yang sebelumnya gelisah menjadi tenang. Ya, itu adalah keajaiban musik. Bukan hanya manusia yang menyukai musik, kucing pun juga suka. Jika kamu berhasil, kamu dapat mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan melalui musik. Pada level tertentu kucing menjadi sangat tenang, tidak berisik dan tidak bertingkah aneh. Contoh musik yang menenangkan kucing Cosmo’s Air Sleep Music For Cats Relaxing Music For Cats And Kittens Untuk mengetahui musik apa yang mereka sukai, kamu perlu melakukan beberapa eksperimen. Tandai musik apa yang dia sukai dan selamat mencoba. 2. Berapa lama kucing betina dan kucing jantan birahi? Kucing jantan dewasa bisa mengalami birahi berkali-kali sepanjang tahun. Selama tubuh kucing jantan sehat, kucing jantan bisa mengalami birahi seminggu sekali. Terlebih saat terdapat banyak kucing betina disekitarnya. Lama masa kucing jantan birahi sekitar 1 minggu. Kucing betina dewasa hanya birahi beberapa kali dalam sebulan. Semua siklus birahi kucing betina di atur dalam siklus polyestrus kucing. Di mana, kucing betina akan mengalami gejala birahi, puncak birahi dan fase melandai birahi mereda. Gejala birahi kucing betina biasanya muncul selama 1-3 hari. Masa puncak birahi kucing betina berlangsung selama 2 minggu. Fase melandai atau birahi mereda sekitar 2-3 minggu. Masa puncak birahi kedua kucing berlangsung selama 2 minggu. Fase penurunan birahi kucing secara total selama 2-3 bulan. 3. Apa efek kucing betina tidak dikawinkan? Efek samping jangka pendek tidak ada. Namun, jika kamu tidak mengawinkan kucing selama bertahun-tahun, kucing bisa stres. Karena hasrat alamiah kucing untuk menghasilkan keturunan tidak terlaksana. Biar kamu lebih paham, berikut 5 efek samping jika kucing betina tidak dikawinkan Kucing betina menjadi sangat stres. Kucing betina akan menjadi sangat manja kepada majikannya. Kucing betina akan berusaha kabur dari rumah. Kucing betina menjadi lebih galak dan agresif. Kucing betina menjadi kurus karena tidak selera makan. Untuk lebih jelasnya tentang pembahasan per poin di atas, silakan baca artikel efek samping kucing tidak dikawinkan. Di sana, kamu akan belajar perilaku apa saja yang muncul saat kucing tidak dikawinkan dalam waktu yang sangat lama. Demikian pembahasan lengkap cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Jika ada hal yang belum jelas, silakan tinggalkan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah. Baca lebih lanjut 5 Alasan Kenapa Kucing Birahi Tidak Mau Makan »
cara membuat kucing jantan birahi