LangkahTerapi Saraf Kejepit dengan Fisioterapi. Langkah pertama adalah keterlibatan peserta terapi secara aktif dan disiplin. Disiplin dalam artian, rutin melakukan fisioterapi dan juga mengubah pola gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut adalah beberapa metode fisioterapi untuk mengatasi saraf kejepit. 1. . Latihan fisik untuk saraf terjepit menjadi salah satu pengobatan yang bisa dijadikan pilihan bagi banyak penderitanya. Tak hanya sederhana, latihan fisik juga sangat mudah dan menyenangkan untuk penderitanya lakukan. Mengutip dari artikel Comprehensive Spine Institute 2019 menyebutkan bahwa latihan fisik merupakan salah satu pengobatan yang efektif dapat mengurangi gejala pada saraf kejepit. Gejala yang muncul pada penyakit saraf terjepit salah satunya adalah kekakuan, nyeri, hingga kelumpuhan beberapa bagian tubuh. Latihan fisik ini mampu mengatasi sekaligus mencegah saraf terjepit menjadi lebih buruk. Manfaat latihan fisik untuk saraf terjepit Melansir dari artikel kesehatan US National Library of Medicine National Institute of Health 2016 menyebutkan bahwa terapi fisik berkembang pesat dalam dunia medis. Hal ini karena, latihan fisik yang terorganisir memiliki beragam manfaat untuk atasi masalah tulang dan saraf yang berhubungan dengan sistem gerak dan mobilitas. Salah satu masalah tulang dan saraf yang paling banyak terjadi adalah saraf kejepit atau herniated nucleus pulposus. Masalah ini dapat terjadi di area mana pun di dalam tubuh. Namun, sebagian besar masalah ini terjadi pada area punggung bawah atau lumbal. Gejalanya seringkali menimbulkan rasa nyeri di area punggung bawah yang menjalar ke pinggang, hingga ujung kaki. Jika tak segera di atasi, saraf terjepit di area lumbal ini dapat membahayakan penderitanya, karena pada area ini terdapat saraf-saraf sensitif. Sehingga, kerusakan di area tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Oleh karena itu, terapi fisik hadir sebagai salah satu pengobatan yang dapat meringankan beberapa gejala yang muncul. 3 latihan fisik untuk atasi saraf terjepit di pinggang Mengutip dari Orthopedic and Balance Therapy Specialist berikut adalah beberapa gerakan atau latihan fisik yang baik untuk mengatasi gejala pada saraf terjepit yang terjadi di area pinggang, seperti Latihan fisik flossing ini merupakan salah satu gerakan yang cukup mudah dan efektif untuk mengurangi gejala nyeri pada saraf terjepit di area lumbal. Pertama-tama, duduklah di kursi, luruskan kaki yang merasa nyeri dengan gerakan perlahan-lahan. Lalu, gerakan kepala ke atas secara perlahan sembari peregangan kaki dilakukan. Saat kaki sudah lurus, tahan selama 5 detik. Lalu, perlahan-lahan tekuk kembali ke bawah sembari kepala juga menunduk ke bawah secara perlahan. Gerakan flossing ini terbukti mampu memantik saraf asiatica. Sehingga, mampu mempercepat proses penyembuhan pada saraf terjepit. slump stretch Selain flossing, salah satu latihan fisik yang bisa penderita saraf terjepit di pinggang lakukan adalah the slump stretching. Gerakan ini bisa penderita lakukan dengan duduk menghadap ke arah tembok, luruskan kaki hingga ujung jari menempel pada tembok. Tempatkan tangan di belakang punggung, lalu dorong kepala dengan maju ke depan. Tahan selama beberapa detik hingga merasakan nyeri tajam di area kaki. Metode latihan fisik ini mampu untuk meredakan gejala pada saraf terjepit. Baca juga RFA Metode Terbaik Atasi Saraf Kejepit Hingga Rematik! flexor stretch Selanjutnya, ada latihan fisik Hip Flexor Stretch untuk mengurangi rasa nyeri pada pinggang, serta melancarkan mobilitas pada area tersebut. Kamu dapat melakukannya dengan menyiapkan matras. Lalu, berlututlah dengan satu bagian kaki ditempatkan di depan, dengan telapak kaki lurus sejajar ke depan. Sedangkan bagian lainnya tetap dalam keadaan berlutut dengan kaki menghadap belakang. Lalu, setelah letakan kedua tangan di arah pinggul dan arahkan bagian depan torso ke arah depan hingga kaki bagian belakang memanjang. Tahan posisi ini selama 30 detik untuk meredakan nyeri. Itulah dia beberapa gerakan latihan fisik yang bisa kamu ikuti untuk meredakan gejala pada saraf kejepit. Namun, perlu kamu ingat bahwa beberapa gerakan di atas sebaiknya dilakukan setelah melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf. Karena, pengobatan latihan fisik tak bisa kamu lakukan sembarangan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, latihan fisik yang kamu lakukan dengan ahli profesional seperti pendamping dari fisioterapis juga akan lebih terorganisir. Sehingga, lebih cepat dalam memberikan dampak terhadap kondisi yang kamu alami. Untuk melakukan konsultasi, pemeriksaan, hingga fisioterapi untuk atasi gejala saraf terjepit, kamu bisa datang ke klinik Lamina Pain and Spine Center atau silakan klik di sini untuk mengetahui informasi lebih lanjut. Baca juga Kenali 4 Obat Alami Sederhana Untuk Saraf Kejepit Halodoc, Jakarta - Saraf kejepit, atau dalam bahasa medis disebut hernia nukleus pulposus, dapat menyebabkan sakit pinggang. Kondisi ini terjadi akibat gangguan saraf yang menyebabkan menonjolnya bantalan permukaan ruas tulang belakang dari ruang antar ruas tulang. Tonjolan tersebut dapat menekan saraf, sehingga menimbulkan nyeri hebat pada pinggang. Namun, rasa nyeri juga bisa terjadi dari leher hingga punggung bawah, tergantung lokasi saraf yang mengalami gangguan. Meski begitu, kebanyakan kasus saraf kejepit terjadi di area punggung bawah, atau disebut hernia nucleus pulposus lumbalis. Baca juga Ini Fungsi Setiap Bagian Tangan Manusia yang Perlu DiketahuiPenyebab Saraf KejepitPenggunaan istilah saraf kejepit bisa dibilang tidak terlalu tepat menggambarkan kondisi hernia nucleus pulposus. Kondisi ini terjadi karena adanya tekanan berlebih, dengan banyak hal yang bisa jadi penyebabnya. Berikut beberapa di antaranya tubuh yang salah, tetapi berulang. Misalnya, salah posisi duduk saat berlebih pada saraf itu diberikan oleh jaringan di sekitarnya, seperti otot dan tulang. Selain itu, pembengkakan sumsum tulang belakang juga bisa menjadi penyebab saraf kejepit, karena saluran pada tulang menyempit. Saraf yang kejepit akan mengalami gangguan fungsi. Pada umumnya, kondisi ini dapat membaik dalam beberapa waktu, tetapi pada kasus tertentu juga bisa berlangsung lama kronis, hingga menyebabkan kerusakan saraf permanen. Baca juga 8 Penyakit yang Bisa Menyerang Sendi dan TulangBagaimana Gejala Saraf Kejepit?Meski umumnya hanya terjadi pada satu bagian tubuh, saraf kejepit juga bisa terjadi di lebih dari satu area. Itulah sebabnya intensitas gejala yang dialami setiap pengidap bisa berbeda-beda. Namun, berikut beberapa gejala umum yang terjadi ketika mengalami saraf kejepitNyeri di area saraf yang kejepit, atau area di kesemutan dan sensasi seperti tertusuk-tusuk jarum atau seperti kebas di rasa pada kaki atau kemampuan untuk merasakan panas, dingin, nyeri, atau sentuhan di sekitar area otot di area yang beberapa kasus, saraf kejepit juga dapat menyebabkan gangguan fungsional di tubuh. Terutama jika saraf yang terjepit berada di bagian punggung bawah. Gangguan fungsional yang dapat terganggu dapat berupa kemampuan mengendalikan rasa ingin buang air kecil dan besar, hingga menyebabkan penderitanya kamu mengalami satu atau beberapa gejala tersebut, segera download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Pengobatan Rumahan untuk Redakan Gejala Saraf KejepitAda beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala saraf kejepit di rumah, yaitu IstirahatPenting untuk tidur dan istirahat yang cukup, ketika mengalami saraf kejepit. Sebab, saat tidur, tubuh akan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi di dalamnya, termasuk pada juga Ini Komplikasi yang Disebabkan Hernia Nukleus Postur TubuhCobalah perbaiki postur tubuh ketika berdiri atau duduk, untuk meredakan rasa nyeri akibat saraf kejepit. Kamu bisa gunakan bantal, kursi yang dapat disesuaikan, dan sandaran leher ketika duduk, untuk meringankan tekanan pada Lingkungan Kerja NyamanBuatlah tempat kerja senyaman mungkin. Posisikan barang-barang yang dibutuhkan agar lebih ergonomis. Misalnya, memposisikan layar komputer sejajar dengan mata, sehingga tidak harus menunduk terlalu lama, atau sesekali bekerja sambil berdiri agar tulang belakang tetap Pemanasan Ringan dan YogaLakukan pemanasan ringan dan yoga, untuk mengurangi tekanan pada saraf di area yang terganggu. Namun, jangan lakukan secara berlebihan karena dapat memperburuk KakiMetode ini bisa dicoba untuk mengatasi gejala saraf punggung bawah yang terjepit. Cobalah untuk menaikkan kaki dan sandarkan di tembok, sehingga membentuk sudut 90 derajat. Tekuk lutut dan pinggang ketika Dingin dan HangatKompres hangat dapat membuat otot menjadi rileks, sehingga mengurangi tekanan ke saraf. Hal ini juga akan membantu memperlancar aliran darah, sehingga proses penyembuhan bisa terbantu. Jadi, kompres area saraf kejepit dengan handuk hangat selama 10-15 itu, kompres dingin dapat membantu meredakan pembengkakan dan peradangan jaringan, sehingga membuat saraf tidak lagi tertekan. Kamu bisa mengompres area saraf yang terjepit dengan handuk dingin selama 10-15 perawatan rumahan yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala saraf kejepit. Perlu diingat bahwa langkah-langkah tersebut bukan untuk mengobati kondisi sepenuhnya. Jadi, kamu tetap memerlukan pengobatan medis dan mengikuti saran dari dokter ketika memeriksakan Well Health. Diakses pada 2020. What Is a Pinched Nerve?Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pinched Academy of Orthopaedic Surgeons. Diakses pada 2020. Herniated Association of Neurological Surgeons. Diakses pada 2020. Herniated Diakses pada 2020. 9 Remedies for a Pinched Nerve. Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar tentang penyakit saraf kejepit? Di dunia medis, saraf kejepit disebut juga hernia nukleus pulposus HNP atau herniated disc. Saraf kejepit terjadi ketika bantalan lembut dari jaringan yang ada di antara tulang-tulang di tulang belakang, terdorong ini menimbulkan rasa nyeri, mati rasa atau kelemahan pada anggota tubuh yang terkena. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Baca juga Saraf Kejepit Bisa Menyebabkan Sakit Pinggang, Ini AlasannyaMemahami Saraf Kejepit dan PenyebabnyaSebelum mengetahui cara mengobatinya, ada baiknya pahami dulu kondisi seperti apa sebenarnya saraf kejepit itu dan apa yang menjadi punggung manusia atau tulang belakang terdiri dari 26 tulang yang disebut vertebra. Di antara setiap tulang belakang, terdapat bantalan karet yang disebut cakram atau disc. Bantalan ini membantu menjaga tulang tetap pada tempatnya dan bertindak sebagai peredam guncangan. Cakram tulang belakang memiliki bagian tengah yang lunak seperti jeli nukleus yang terbungkus di dalam bagian luar yang lebih keras dan kenyal annulus. Saraf kejepit atau herniated disc terjadi ketika beberapa nukleus mendorong keluar melalui robekan pada annulus. Kondisi ini paling sering terjadi di tulang belakang nukleus yang seperti jeli ini diduga melepaskan zat kimia yang bisa mengiritasi saraf di sekitarnya dan menimbulkan rasa sakit yang signifikan. Cakram yang keluar juga bisa menekan saraf dan menyebabkan rasa sakit bila kejepit biasanya disebabkan karena keausan atau penggunaan anggota tubuh tertentu yang berlebihan secara bertahap sebagai akibat melakukan gerakan berulang-ulang dari waktu ke secara bertahap akibat penuaan atau degenerasi cakram juga paling sering menyebabkan saraf kejepit. Hal itu karena seiring bertambahnya usia, cakram menjadi kurang fleksibel dan lebih rentan robek atau pecah, bahkan hanya dengan sedikit tekanan atau gerakan memutar. Meski begitu, kebanyakan orang tidak mengetahui apa penyebab saraf kejepit yang mereka alami. Terkadang, mengangkat barang tanpa menekuk lutut terlebih dahulu atau memutar tubuh saat mengangkat benda yang berat bisa menyebabkan saraf juga Risiko yang Terjadi Jika Menyetir Terlalu LamaCara Mengobati Saraf KejepitSaraf kejepit merupakan penyakit yang sangat mengganggu karena bisa menyebabkan rasa nyeri yang hebat hingga melemahkan gejala saraf kejepit bisa diredakan dengan melakukan pengobatan yang tepat. Pilihan pengobatan untuk saraf kejepit meliputi obat-obatan, terapi, dan Obat-obatanBerikut obat-obatan yang bisa direkomendasikan dokter untuk mengatasi saraf kejepitObat pereda nyeri yang dijual bebas Bila rasa sakit yang kamu alami ringan sampai sedang, dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen kortison. Bila rasa sakit kamu tidak kunjung membaik, dokter bisa memberikan suntikan kortikosteroid ke area di sekitar saraf tulang otot. Obat ini biasanya diresepkan untuk orang yang mengalami kejang Bila obat-obatan lain tidak ampuh untuk membantu meredakan rasa sakit kamu, dokter mungkin akan mempertimbangkan penggunaan opioid jangka TerapiDokter mungkin juga menyarankan terapi fisik untuk membantu mengatasi rasa sakit kamu akibat saraf juga Alasan Fisioterapi Bisa Atasi Masalah Saraf Kejepit3. OperasiPada beberapa kasus, operasi adalah cara yang perlu dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Dokter menyarankan operasi bila metode pengobatan lain tidak mampu memperbaiki gejala saraf kejepit kamu setelah enam minggu, apalagi bila kamu terus mengalami gejala berikutNyeri yang tidak rasa atau berdiri atau kontrol kandung kemih atau beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Bila kamu atau anggota keluarga kamu mengalami saraf kejepit, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Kamu tinggal langsung buat janji saja di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc dan kamu bisa berobat tanpa perlu antre. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.ReferensiMayo Clinic. Diakses pada 2021. Herniated News Today. Diakses pada 2021. Causes and treatment of a herniated disk Fisioterapi saraf kejepit di pinggang bisa menjadi solusi saat terasa nyeri di tulang belakang yang kemungkinan disebabkan oleh saraf kejepit. Apa Itu Saraf Kejepit di Pinggang dan Apa Ciri-Cirinya? Saraf kejepit di pinggang, juga dikenal sebagai herniated nucleus pulposus HNP lumbal. Adalah kondisi medis yang umum terjadi saat bantalan tulang diskus intervertebralis yang berada di antara tulang belakang vertebrae menjadi pecah atau tergeser dari tempatnya. Ini dapat menyebabkan tekanan atau terjepitnya saraf di sekitar daerah tersebut, yang pada gilirannya dapat menyebabkan nyeri, kelemahan otot, kesemutan, dan bahkan kelumpuhan. Beberapa ciri-ciri saraf kejepit di pinggang antara lain nyeri di sekitar pinggang atau punggung bagian bawah yang dapat menyebar ke bokong, paha, betis atau hingga telapak kaki. Orang yang mengalami kondisi ini juga mungkin merasakan kesemutan atau kelemahan di area tersebut. Apakah Saraf Kejepit Bisa Difisioterapi? Program fisioterapi atau terapi fisik akan disarankan dokter karena program ini dapat membantu memperbaik sendi dan otot. Jadi program ini tentu akan disesuaikan dengan derajat saraf kejepit atau derajat nyeri yang dialami masing-masing pasien. Disiplin sampai memberanikan diri untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat akan membantu mempercepat proses pemulihan atau sembuh. Memang sebelumnya, pemeriksaan tulang belakang secara menyeluruh akan dilakukan untuk membantu memperbaiki. Atau meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, perbaikan postur tubuh, mengurangi gejala klinis rasa sakit, kesemutan serta mati rasa. Apa Kata Dokter? Menurut dr. Dimas Rahman, fisioterapi dan obat saraf kejepit dapat menjadi salah satu treatment saraf kejepit yang gejalanya masih tergolong ringan. Gejala ringan berarti belum mengganggu aktivitas, nyerinya hilang timbul atau tidak terus terusan. Salah satunya olahraga yang ramah dengan kondisi ini adalah renang, karena gerakan renang dapat membuat jepitan saraf agak melonggar sehingga bisa mengurangi nyeri. “Tetapi kalau pengobatan konservatif ini fisioterapi dan obat tidak memberikan perbaikan atau justru memperburuk nyeri. Maka perlu dipikirkan treatment lainnya, seperti terapi minimal invasif yang akan disesuaikan dengan gejala yang dirasakan dan hasil MRI,” jelasnya lebih lanjut. Misalnya saja dari hasil MRI sudah ada indikasi saraf kejepitnya sudah masuk dalam derajat berat, yang berupa kelemahan otot kaki. Ada gangguan buang air besar dan buang air kecil, maka fisioterapi menjadi opsi terakhir karena efeknya sangat minimal untuk perbaikan gejala. Mengapa Fisioterapi Efektif dalam Pengobatan Saraf Kejepit di Pinggang? Fisioterapi telah terbukti sebagai salah satu pengobatan yang paling efektif untuk saraf kejepit di pinggang namun tergantung pada kondisi jepitan sarafnya. Tindakan ini memang dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan, meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot, serta meningkatkan mobilitas dan keseimbangan. Fisioterapi sering melibatkan latihan terapeutik, pijatan, manipulasi tulang belakang, dan penggunaan alat terapi seperti ultrasound, atau alat terapi yang menggunakan gelombang listrik atau panas. Namun, sebelum memulai fisioterapi, dokter perlu mengevaluasi hasil pemeriksaan seperti MRI atau CT scan untuk memastikan bahwa fisioterapi efektif untuk mengatasi nyeri. Biaya Fisioterapi Saraf Kejepit di Pinggang dan Alat Terapi Syaraf Kejepit di Pinggang Biaya fisioterapi saraf kejepit di pinggang dapat bervariasi tergantung pada lokasi, fasilitas kesehatan, durasi sesi, dan jenis terapi yang digunakan. Namun, beberapa asuransi kesehatan mungkin menutupi biaya fisioterapi untuk kondisi seperti saraf kejepit di pinggang. Selain fisioterapi, ada juga alat terapi yang dapat membantu mengatasi saraf kejepit di pinggang. Beberapa alat terapi yang populer termasuk alat yang mengalirkan impuls listrik ke saraf di sekitar area yang terkena, atau menggunakan gelombang radiofrekuensi. Contohnya TENS, ultrasound. Namun, penting untuk diketahui bahwa penggunaan alat terapi harus dilakukan di bawah pengawasan dokter atau fisioterapis terlatih. Penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan mungkin justu dapat memperburuk kondisi. Selain itu, jika seseorang mencari pengobatan alternatif untuk saraf kejepit di pinggang, beberapa metode seperti akupunktur, dan yoga dapat membantu meredakan nyeri dan meningkatkan keseimbangan dan mobilitas. Mana yang tepat, selalu konsultasikan dulu dengan dokter. Kenapa Bisa Saraf Kejepit? Saraf kejepit di pinggang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi termasuk hernia nukleus pulposus HNP. Di daerah lumbar atau punggung bagian bawah. HNP adalah kondisi medis saat jaringan lunak di dalam tulang belakang diskus intervertebralis menonjol atau pecah. Kondisi ini akan menekan saraf di sekitarnya, sehingga muncullah nyeri dan kelemahan otot. Fisioterapi HNP Lumbal Fisioterapi HNP lumbal adalah salah satu jenis fisioterapi yang dirancang khusus untuk mengobati HNP di area pinggang lumbal. Terapi ini melibatkan latihan fisik yang dirancang untuk mengurangi tekanan atau jepitan pada saraf dan mengurangi peradangan. Latihan ini dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, dan mobilitas di sekitar area yang terkena. Jadi, jika seseorang mengalami gejala saraf kejepit di pinggang yang disebabkan oleh HNP lumbar bisa atasi nyerinya. Salah satunya dengan fisioterapi HNP lumbal dapat menjadi pilihan pengobatan yang efektif. Namun ingat, efektifnya saat derajat HNP masih ringan dan gejalanya belum mengganggu aktivitas. Namun, seperti halnya dengan pengobatan fisik lainnya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau fisioterapis terlatih untuk mendapatkan diagnosis dan rekomendasi pengobatan yang tepat. Terapi Apa Saja untuk Saraf Kejepit? Untuk kondisi saraf kejepit ringan, bisa mencoba pengobatan rumahan saraf kejepit misalnya istirahat yang banyak. Perbaikan posisi duduk, minum obat pereda nyeri, kompres dingin atau panas, menggunakan korset, dan fisioterapi saraf kejepit di pinggang. Injeksi steroid, radiofrekuensi ablasi, laser PLDD, kateter Racz hingga endoskopi tulang belakang BESS, menjadi beberapa opsi pengobatan saraf kejepit. Post Views 58

fisioterapi saraf kejepit di pinggang