Bacadisini: Artikel atau pembahasan yang anda cari. Cara ternak kucing anggora untuk pemula 1. Memilih bibit/indukan. Pilihlah bibit kucing jantan dan kucing betina yang berkualitas, agar mendapatkan keturunan yang berkualitas juga. Cara membedakan kucing anggora jantan dan betina. Kucing anggora jantan Ciriciri Yang Membedakan Jantan atau Betina sebagai berikut Cara membedakan tikus putih jantan dan tikus putih betina adalah adanya 'buah zakar' di badan tikus putih jantan, sedangkan di tikus putih betina tidak ada buah zakar nya seperti kita memelihara,landak,maupun hamster. 2 Bedakan Ikan Jantan dan Betina. Selanjutnya kamu harus tahu cara membedakan antara ikan koi jantan dan koi betina. Berikut adalah perbedaan antara ikan jantan dan betina : Ikan Koi Jantan. Jika anda memencet anus miliki koi jantan akan keluaran cairan putih berupa sperma koi tersebut. Carasangat mudah membedakan ikan komet jantan dan betina: 1. Jantan - Ciri induk jantan, yakni adanya bintik-bintik bulat menonjol pada bagian sirip dada dan apabila diraba terasa agak kasar, pada induk komet yang telah matang gonad saat diurut perlahan dari perut ke arah lubang genital akan keluar cairan berwarna putih yang disebut dengan sperma. 2 Cara Memilih Indukan Ikan Guppy. Sebelum mengawinkan ikan guppy, Anda terlebih dahulu harus memilih indukan betina dan jantannya. Untuk menghasilkan anakan jantan dan memiliki kualitas baik, maka Anda harus memilih indukan yang berkualitas unggul dengan ciri-ciri: a. Cara Memilih Indukan Betina Ikan Guppy. 10Jenis Ikan Komet Beserta Harga dan Gambarnya. Untuk membedakan bebek jantan dan betina bisa dilihat dari matanya. Sebagai unggas, cara berkembang biak bebek Mallard juga dengan bertelur. Bebek betina membutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk akhirnya bisa meletakkan telur mereka. Butuh waktu dari 7 - 14 hari sampai mereka benar-benar . Berencana merawat burung cendet di rumah? Sebelum itu, ketahui dulu perbedaan cendet jantan dan betina berikut ini. Dengan begitu, kamu bisa memeliharanya sepasang di rumah. Bagi pemula, membedakan jenis kelamin burung cendet adalah hal yang menyulitkan. Jika dilihat sekilas, burung cendet jantan dan betina hampir tidak ada perbedaan yang mencolok. Oleh karena itu, para pemula yang ingin merawat burung cendet pasti merasa kesulitan membedakannya. Padahal, kamu bisa mengetahui perbedaan burung tersebut melalui bentuk fisik dan warna bulunya. Lantas, apa perbedaan burung cendet jantan dan betina? Daripada penasaran, melansir dan sumber lainnya berikut perbedaannya. Yuk, simak baik-baik, Property People! 1. Bentuk Kepala Sumber Perbedaan cendet jantan dan betina bisa kamu lihat dari bentuk kepalanya. Bentuk kepala cendet jantan lebih besar dan lebih ceper dengan bagian atas yang rata. Sementara burung cendet betina memiliki ukuran kepala lebih kecil serta bulat. 2. Bulu Bagian Kepala Cara membedakan cendet jantan dan betina adalah dilihat dari bulu bagian kepalanya. Untuk burung cendet jantan memiliki bulu yang berwarna lebih pekat. Adapun burung cendet betina mempunyai bulu yang lebih kusam. 3. Bentuk Paruh Perbedaan jenis kelamin burung cendet pun bisa dilihat dari bentuk paruhnya. Burung cendet jantan memiliki paruh lebih panjang, lebih tebal pada bagian ujungnya, Sementara paruh burung cendet betina lebih tipis. Meski begitu, ada juga cendet betina yang berparuh tebal, tetapi jarang. 4. Sorot Mata Burung cendet jantan mempunyai sorotan mata tajam dengan bulatan mata seolah-olah sedang melotot. Sedangkan sorot mata pada burung cendet betina terlihat lebih lembut lantaran matanya sayu dan tidak terlihat melotot. 5. Ekor Cara selanjutnya untuk membedakan jenis kelamin burung cendet melalui ekornya. Burung cendet jantan memiliki bulu ekor yang berwarna tegas dan terlihat tajam. Sementara cendet betina mempunyai warna yang cenderung kusam dan pudar. 6. Postur Tubuh Postur tubuh burung cendet jantan lebih ramping dan tampak proporsional. Ketika disandingkan, tubuh burung cendet jantan terlihat lebih memanjang. Secara penampilan burung cendet jantan memiliki perawakan yang tegap dan gagah. Tak heran jika burung dengan tanda seperti itu kerap memenangkan lomba ketangkasan. 7. Warna Bulu yang Mencolok Sumber Warna bulu pada burung cendet bisa menjadi acuan untuk membedakan jenis kelaminnya. Bulu pada cendet jantan memiliki warna yang mencolok dan terlihat jauh lebih cerah dibandingkan yang betina. Lalu, bulu yang tumbuh di tulang pubisnya memiliki ciri khas tidak rapi. Sementara cendet betina lebih rapi dengan warna yang tidak terlalu terang. 8. Kualitas Kicauan Sebagai jenis burung kicau, burung cendet jantan memiliki kualitas kicauan yang jauh lebih baik. Kicauan burung cendet jantan lebih merdu, lantang, dan bisa menirukan suara kicauan burung sikatan. Hal ini tidak dimiliki oleh burung cendet betina. 9. Perilaku Burung Secara umum, burung cendet jantan memiliki perilaku atau gerakan yang lebih gesit dan nafsu makan yang besar daripada burung betina. Pasalnya cendet jantan berkarakter petarung yang Tangguh, terlebih jika ada burung lain yang ingin menguasai teritorinya. *** Selain perbedaan anakan cendet jantan dan betina, ada juga daftar makanan burung jalak. Semoga membantu, Property People. Temukan informasi menarik seputar hewan peliharaan hanya di Google News Tak lupa, kunjungi untuk menemukan rumah impian. Salah satunya adalah Podomoro Park Bandung yang pastinya AdaBuatKamu. Labuan Bajo - Pernah tidak sih terlintas di pikiran kamu, bagaimana membedakan komodo jantan dan betina? Sebenarnya, cara membedakannya cukuplah mudah!detikTravel pada pekan lalu dari tanggal 26-29 Oktober 2016 datang ke Labuan Bajo, NTT dalam acara 'Let's Explore Labuan Bajo with Garuda Indonesia'. Selama 4 hari perjalanan, hampir semua destinasi didatangi dari Pulau Padar, Rinca sampai Pulau Kamis 27/10/2016 pekan lalu, detikTravel trekking menjelajahi Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo dan dipandu oleh ranger setempat, Abdullah. Selain itu, awak media juga ditemani oleh Ardiansyah yang biasa disapa Ian yang merupakan orang asli Pulau Komodo. Awak media mengambil rute Medium Trekking, sampai ke Regata Hill. Sepanjang jalan pun terlihat banyak komodo yang ukurannya cukup besar. Terlintas dalam benak, bagaimana membedakan antara komodo jantan dan betina?"Sebenarnya cara membedakan komodo jantan dan betina, lihat saja dari ukuran. Ukuran betina lebih kecil daripada yang jantan," kata Ian yang juga pernah mengikuti pelatihan paling kecil badannya berarti itu komodo betina Afif/detikTravelApa yang diucapkan Ian, disetujui oleh Abdullah. Hanya ukuran, yang jadi faktor pembeda antara komodo jantan dan betina. Jika ada sekumpulan komodo, lihat saja ukurannya yang lebih kecil pasti itu yang itu, ada satu cara lagi untuk membedakan komodo jantan dan betina. Abdullah menerangkan, lihat saja badan komodonya. Mengapa begitu?"Komodo yang punya banyak bekas cakaran, itu artinya komodo jantan. Luka bekas cakaran itu didapat dari duel sesama komodo jantan untuk mendapati si betina saat musim kawin. Perbandingan komodo jantan dan betina di sini adalah 3 banding 1," papar komodo jantan dan betina, saat berburu mangsa pun sama-sama sangar saat berburu. Liurnya sama-sama mengandung bakteri mematikan dan giginya setajam gigi hiu. rdy/fay Ikan komet Carassius auratus merupakan ikan yang sangat mudah dikawinkan dan menghasilkan anakan yang sangat banyak. Ikan ini masih keluarga ikan mas namun ukuran tubuhnya tidak sebesar ikan mas. Ikan komet dewasa dapat mencapai panjang 30 cm namun dalam waktu yang sangat lama. Berikut ini akan saya jelaskan cara beternak ikan komet dengan cara-cara sederhana yang berasal dari pengalaman saya sendiri. Langkah-langkah dalam beternak ikan komet saya bagi dalam 5 tahapan. Membedakan jantan dan betina Memasukkan jantan dan betina siap kawin ke tempat khusus Mengeluarkan indukan ketika telah selesai bertelur Memberi makan larva yang baru menetas dengan kuning telur Memberi makan larva umur 2 minggu ke atas dengan pelet apung ukuran kecil Akan saya bahas satu persatu sebagai berikut. Membedakan jantan dan betina Membedakan ikan komet jantan dan betina sangatlah mudah. Komet umur 6 bulan sudah cukup dewasa dan siap kawin. Ketika sudah siap kawin akan muncul perbedaan fisik pada tubuh ikan komet jantan dan betina. Ikan komet betina memiliki perut yang lebih gemuk Komet jantan yang telah siap kawin akan memiliki spot putih tubercle di sekitar penutup insangnya, selain itu tubuhnya juga lebih langsing dari betina. Sedangkan komet betina tidak memiliki spot putih di penutup ingsangnya, dan tubuhnya juga gemuk karena perutnya penuh berisi telur. Memasukkan jantan dan betina siap kawin ke tempat khusus Setelah diketahui mana yang jantan dan mana yang betina, pindahkan seekor betina dewasa dan dua ekor jantan ke tempat khusus. Masukkan ke akuarium atau kolam khusus untuk perkawinan. Bila berjodoh akan nampak ikan jantan mengejar-ngejar ikan betina. Jantan akan selalu mengikuti betina kemanapun sambil menyundul-nyundul bagian belakang perut betina. Akan lebih baik bila memulai memangsangkan di sore hari, karena biasanya komet akan bertelur di pagi hari. Komet akan mulai bertelur saat subuh dan selesai sekitar jam 9 atau jam 10 pagi. Namun kadang ada juga yang bertelur di siang hari..jadi patokan waktu ini tidak 100 % benar. Masukkan media penempelan telur di tempat perkawinan. Media penempelan bisa terbuat dari ijuk, untaian tali rafia, atau bahan lain yang mirip rumput. Komet biasanya akan bertelur di sekitar media penempelan tersebut. Mengeluarkan indukan ketika telah selesai bertelur Setelah proses kawin selesai, ditandai dengan jantan sudah tidak lagi mengejar-ngejar betina segera keluarkan indukan dari tempat kawin. Karena ikan komet yang selesai kawin biasanya akan kelelahan dan mulai memakan telurnya sendiri. Kalau tidak segera dipisahkan dengan telurnya, bisa-bisa telur tersebut habis dimakan induknya. Telur yang tidak berhasil dibuahi akan berubah menjadi putih Setelah sekitar 6 jam lebih akan nampak perubahan pada telur-telur komet yang tidak dibuahi. Telur komet yang berhasil dibuahi akan tetap berwarna bening, namun telur komet yang tidak berhasil dibuahi akan berubah menjadi putih. Telur putih ini tidak akan menetas dan akan membusuk dan sering ditumbuhi jamur setelah beberapa hari. Telur-telur tersebut akan menetas setelah 3 hari 72 jam. Namun di tempat dengan suhu yang lebih hangat akan menetas kurang dari 3 hari. Memberi makan larva yang baru menetas dengan kuning telur Setelah menetas larva akan menempel pada dasar atau dinding kolam atau akuarium. Larva dalam tahap ini masih memiliki cadangan makanan di perutnya sehingga belum perlu diberi makan. Ikan masih belum mampu berenang dengan baik sehingga cenderung diam dan tidak banyak bergerak. Larva komet yang baru menetas Setelah 2 hari, larva mulai bisa berenang dan cadangan makanannya sudah mulai habis. Saat itu adalah waktu yang tepat untuk mulai memberi makan larva tersebut. Larva dapat diberi makan dengan artemia, hewan kecil yang banyak ditemukan di sawah-sawah yang subur. Bila susah memperoleh artemia dapat diberi makan dengan kuning telur rebus yang telah dihaluskan terlebih dahulu. Atau bisa juga diberi makan dengan tepung ikan. Memberi makan larva umur 2 minggu ke atas dengan pelet apung ukuran kecil Setelah larva berumur 2 minggu dapat mulai diberi makan dengan pelet apung berukuran kecil. Saya biasanya membeli pelet yang namanya PF 1000, pelet ini sangat kecil ukurannya mirip butiran pasir yang halus. Setelah umur 1 bulan dapat mulai diberi dengan pelet yang ukurannya lebih besar. Umumnya larva cepat lebih besar bila dipelihara dalam kolam luar rumah. Karena kolam luar rumah biasanya ditumbuhi lumut-lumut halus yang dapat menjadi makanan tambahan bagi anakan komet. Setelah sekitar 3 bulan komet sudah berukuran cukup bear dan siap dijual. - Penting yang harus diperhatikan adalah, kolam atau akuarium tempat memelihara larva jangan diberi filter karena larva komet dapat terhisap filter tersebut. Apabila dipelihara dalam akuarium sebaiknya ditambahkan aerator untuk mensuplai oksigen bagi larva-larva tersebut. Namun bila dipelihara dalam kolam tidak perlu ditambah aerator, yang penting ketinggian air tidak terlalu tinggi cukup 10 cm saja. Ketinggian air dalam kolam perlu ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan anakan komet tersebut. Semakin besar anak komet ketinggian kolam perlu ditingkatkan untuk memberikan ruang gerak yang cukup bagi pergerakan ikan. Air juga perlu diganti secara berkala, baik bila dipelihara dalam kolam atau akuarium. Ganti sebagian air saja jangan seluruhnya. Penggantian air ini agar anak-anak komet tidak teracuni kotoran yang membusuk dan dapat membunuh ikan kecil tersebut. Selasa, 05 September 2017 Edit PERIKANANJenis Ikan Hias - Ikan komet merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari luar indonesia. Di Indonesia sendiri ikan komet sangat populer bahkan kini sudah banyak orang yang membudidayakan ikan hias yang satu ini, karena ikan komet ini cukup kuat dan cara memelihara dan merawatnyapun terbilang sangat mudah. Selain itu ikan komet juga cukup banyak pilihan ini permintaan pasar akan ikan hias yang memiliki sirip dan ekor panjang yang menjuntai ini terbilang cukup tinggi. Sehingga saat ini sangat banyak para pecinta ikan hias yang membudidayakan ikan ikan komet sebenarnya sangat mudah dan sudah pasti untuk budidaya ikan komet hal yang paling pertama yang harus disiapkan adalah indukannya, kita harus menyiapkan indukan ikan komet yang baik dan juga bagi kawan-kawan yang ingin menekuni budidaya ikan hias yang satu ini, dan mungkin agak kesulitan dalam memilih indukan yang mempunyai kualitas bagus dan sehat, terlebih lagi perbedaan antara jantan dan betina, dibawah ini sedikit informasi mengenai cara membedakan ikan komet jantan dan betina. Cara Membedakan Ikan Komet Jantan Dan BetinaUntuk ikan komet jantan ciri-cirinya yaitu sebagai berikutBentuk tubuh ikan komet jantan lebih ramping dan tubuhnya terlihat ikan komet jantan lebih terangPada umumnya Ikan komet jantan tutup insangnya terasa kasar jika di dubur ikan komet jantan berbentuk perut ikan komet jantan dekat kelamin di urut/pijat biasanya alat kelamin tersebut akan mengeluarkan cairan yg berwarna putihBentuk ekor ikan komet jantan lebih panjang menjuntaiUntuk ikan komet Betina Ciri-Cirinya yaitu sebagai berikutBadan atau tubuh ikan komet betina lebih gemuk dibanding jantanWarna ikan komet betina lebih kusamJika perut bagian bawah dekat kelamin diurut/pijat biasanya akan keluar cairan berwarna orange kemerahan, dan jika yang betinanya sudah siap kawin maka yg keluar adalah telur ikanTutup insang ikan komet betina nampak lebih halus saat kita dubur ikan komet betina berbentuk bulatBentuk ekor ikan komet betina lebih pendek dan tidak gemulai beda sekali dengan yang jantanDemikianlah beberapa cara untuk membedakan antara ikan komet jantan dan ikan komet betina, data perikanan ini kami olah dari beberapa sumber.

cara membedakan komet jantan dan betina